Pembunuhan di Rumah Nomor 27

Pagi ini aku bangun dengan perasaan terkejut. Suara ambulans, atau mobil polisi entahlah, bertalu-talu memekakkan telinga. Aku bergegas menuju ke pintu depan dan mendorong pintu kawat yang membatasi ruang tamu tempatku berdiri dan teras rumah yang kini dipenuhi oleh banyak orang. Di depanku berdiri ibu tetangga, penghuni rumah nomor 27 kalau tidak salah. Selama belasan … Continue reading Pembunuhan di Rumah Nomor 27

Orang-Orang Kesepian

Orang-orang kesepian Kerjaannya mencari teman Di media sosial gentayangan Berusaha ikut pembicaraan Orang-orang kesepian Jarinya menunjuk satu bagian “Aku, aku, dan aku.” “Lihat aku, dengar aku, buka telingamu untukku.” Perkara penting atau tidak Masalah tak berguna atau iya Tak apa asalkan dianggap ada Diperhatikan sebagai manusia Orang-orang kesepian Ada lubang menganga lebar Di hatinya menunggu … Continue reading Orang-Orang Kesepian

Saying A Lot Without Saying Much

Baru-baru ini saya menyadari bahwa cara saya berpikir dan menuangkan hasil pemikiran ke dalam tulisan sangatlah dipengaruhi oleh para penulis dari Barat. Bagaimana saya bisa menyadari hal itu? Ketika saya mulai membaca karya-karya para penulis dari Asia akhir-akhir ini, terutama dari Jepang dan Korea. Mau tak mau saya membandingkan gaya kepenulisan mereka, para penulis dari … Continue reading Saying A Lot Without Saying Much

Menjadi Penulis Lebih Baik dengan Buku Terbitan GPU

Profesi penulis adalah sebuah profesi yang menuntut kerja secara soliter. Ia tidak membutuhkan pergerakan fisik yang kontinu dan melimpah. Ia tidak memerlukan rekan kerja yang senantiasa hadir. Titik berat kegiatannya terletak di dalam pikiran dan batin yang berjalan beriringan demi menciptakan semesta, menghubungkan peristiwa, dan menjalin cerita. Pengamatan, riset, dan diskusi memang sewaktu-waktu diperlukan, tetapi … Continue reading Menjadi Penulis Lebih Baik dengan Buku Terbitan GPU