Kesan Pertama Drama Korea: Chimera

Pernahkah kamu menonton satu drama Korea (dan drama-drama berikutnya) hanya gara-gara satu aktor?

Saya pernah dan saya akan terus melakukannya.

Drama bergenre kriminal dan thriller ada banyak. Mau produksi Hollywood, Korea, India, Indonesia (?), pokoknya tersedia dari segala macam bangsa dan industri entertainment dengan plot twist yang beragam ataupun mirip.

Akan tetapi, drama bergenre kriminal dan thriller yang dibintangi oleh Park Hae Soo masih segelintir adanya. Oppa adalah satu-satunya alasan saya menonton “Chimera” yang baru ditayangkan 3 minggu lalu di VIU.

Siapakah Park Hae Soo?

Park Hae Soo adalah aktor kelahiran 21 November 1981 lalu (ulang tahunnya hari ini!). Dia bisa dibilang terlambat memulai di dunia entertainment. Pada tahun 2007 Park Hae Soo memulai debutnya di dunia teater. Film pertamanya adalah “The Pirates” pada tahun 2014 dan drama pertamanya adalah “God of War” pada tahun 2012.

Park Hae Soo, salah satu aktor kesayangan Netflix saat ini karena serial sukses “Squid Game” (2021) yang menempati posisi nomor 1 di Netflix seluruh dunia.

Sejauh ini Park Hae Soo sudah membintangi 5 film, 11 drama, dan segudang produksi teater. Saya pertama kali melihat akting Park Hae Soo di “Legend of the Blue Sea” sebagai detektif polisi yang menolong karakter Lee Min Ho.

Sebagaimana halnya karakter Lee Min Ho menitis dari Dam Ryeong di jaman Joseon menjadi Heo Joon Jae di masa kini, karakter Park Hae Soo pun menitis menjadi Hong Dong Pyo. Dia awalnya menyelidiki Joon Jae karena kasus penipuan, tapi kemudian menolong Joon Jae menyelidiki kasus kematian ayahnya yang mencurigakan.

Park Hae Soo di “Legend of the Blue Sea” dengan komplotan penipu yang dipimpin Lee Min Ho. Tengah: Park Moo (Lee Hee Joon). Kanan: Tae Oh(Shin Won Ho). Tak disangka Park Hae Soo reuni dengan Lee Hee Joon di drama “Chimera”.

Setelah itu saya menonton akting Park Hae Soo sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin bernama Han di film thriller rasa horor “Time to Hunt” (2020). Aktingnya yang dingin tanpa banyak cakap sukses membuat saya ikut ketakutan dan merinding waktu dia mengejar-ngejar Jun Seok (Lee Je Hoon) dan komplotannya.

Han yang jago banget nembak. Open ending berlaku untuk karakter Han yang tidak jelas mati/selamat setelah melompat ke laut, sama seperti Jun Seok yang tidak jelas kembali ke Seoul untuk apa/siapa. Open ending-nya memang membuat rating film ini merosot tajam.

Penampilan ketiga Park Hae Soo yang saya saksikan adalah aktingnya sebagai pemain baseball terkenal yang terpaksa mendekam di penjara karena membela adik perempuannya dari percobaan pemerkosaan.

Karakter Kim Je Hyuk yang dia perankan bersahabat dengan Lee Jun Ho (Jung Kyung Ho, uri Jun Wan dari “Hospital Playlist”), menjalin asmara dengan Kim Ji Ho (Krystal Jung), dan merupakan kakak laki-laki dari Kim Je Hee (Lim Hwa Yeong). Perhatikan deh bagaimana nama-nama karakternya selalu berinisial J.H. Heu heu.

Dua sahabat yang berpisah dan reuni kembali sebagai tahanan penjara dan sipirnya. Sungguh ide yang unik, khas Sutradara Shin Won Ho yang menghasilkan karya-karya emas berupa “Reply” series dan “Hospital Playlist” 2 season.

Dan yang terakhir, saya menonton akting Park Hae Soo yang semakin kuat dan matang sebagai Cho Sang Woo (Player 218), seorang pintar yang kuliah di Seoul National University dan berakhir sebagai pencuri uang kliennya, di serial fenomenal “Squid Game” (2021).

Park Hae Soo dan Lee Jung Jae. Mereka adalah dua dari empat orang bintang utama “Squid Game” bersama dengan Wi Ha Joon dan Jung Ho Yeon.

Park Hae Soo di “Chimera”

Park Hae Soo sudah pernah memerankan karakter yang dingin, penuh perhitungan, licik, pendiam, menahan diri, agak polos, agak bodoh, dan sebagainya, tapi intinya JAGOAN. Namun, baru kali ini dia memerankan seseorang yang banyak senyum, tertawa, dan ramah pada siapa pun.

Park Hae Soo adalah Detektif Cha Jae Hwan yang sangat antusias dalam bekerja. Suatu hari dia menangani kasus ledakan misterius yang menimpa seorang mantan reporter yang baru pulang dari tempat perjudian ilegal.

Cha Jae Hwan di Tempat Kejadian Perkara.

Di mobil korban ditemukan sebuah pemantik api bermotif gambar Chimera, makhluk mitologi dari Yunani yang merupakan kombinasi dari tubuh singa dengan kepala kambing di bagian tengah punggung, dan ekor yang berbentuk kepala ular. Makhluk ini menyemburkan api dan mematikan.

Penggambaran Chimera dari mitos Yunani.

Atasan Jae Hwan menyembunyikan barang bukti itu. Dia takut pemantik gosong yang dia temukan akan dikaitkan dengan kasus pembakaran yang dia tangani sebagai polisi muda 35 tahun lalu.

Ketika itu polisi menetapkan tersangka tanpa menyelidiki kebenaran sesungguhnya. Si tersangka meninggal bunuh diri di tahanan tanpa pernah mendapatkan fair trial. Si mantan reporter yang mati terpanggang adalah reporter yang mengekspos kehidupan pribadi tersangka di koran, meskipun polisi belum mendapatkan pengakuan darinya.

Dari situ Cha Jae Hwan bertemu dengan Agen Eugene Hathaway dari FBI yang ditugaskan ke Seoul. Hampir saya drop drama ini karena auranya yang terlalu mirip drama geje “Awaken” (2020) yang dibintangi oleh Namgoong Min.

Polisi Korea yang mentok saat menangani kasus? Checked.

Ada agen FBI yang merupakan orang Korea yang diadopsi oleh pasangan berkewarganegaraan Amerika Serikat? Checked.

Si agen FBI berbicara bahasa Inggris yang terlalu sederhana untuk ukuran warga negara sana, dan bahasa Korea yang terlalu kompleks untuk ukuran orang Korea perantauan? Checked.

Agen FBI adalah profiler yang membantu kerja kepolisian Korea Selatan? Checked.

Terlalu banyak kemiripan dan ini membosankan.

Akan tetapi, seperti tren drama di tahun ini, penjahat (atau potensi penjahat) langsung cepat ditampilkan di episode-episode awal.

Cha Jae Hwan langsung mencurigai Dokter Lee Joong Yeop, satu lagi orang Korea diaspora dari Inggris yang kembali ke Korea karena pekerjaan. Dokter Lee adalah orang terakhir yang ditemui oleh korban pembakaran di tempat perjudian ilegal.

Pada episode ke-4, saat proses interogasi yang tarik-ulur dan sangat keren, ditunjukkan bahwa Dokter Lee adalah anak dari tersangka kasus Chimera 35 tahun lalu. Oleh karena tersangka meninggal, kasus itu ditutup sekenanya oleh petinggi kepolisian.

Apakah Dokter Lee adalah pelaku pembakaran mobil si mantan reporter?

Jika ya, maka apakah dia meneruskan pekerjaan pembunuh sebenarnya 35 tahun lalu, atau dia membalas dendam ayahnya yang difitnah, atau ini murni kejahatan copycat?

Korban kedua adalah atasan Cha Jae Hwan soalnya, polisi yang dibakar hidup-hidup di depan mata Jae Hwan dua minggu sebelum dia pensiun. Dulu dia tahu rekan-rekannya mendapatkan pengakuan dengan cara menyiksa, tapi dia diam saja dan tidak menunjukkan bahwa itu perbuatan salah.

Jae Hwan yang terlalu shocked karena menyaksikan kematian atasan sekaligus tetangga yang menjadi sosok ayah baginya karena ibunya adalah single parent.

Duh, drama ini tambah seru dan beda dari drama kriminal/hukum/thriller yang saya sudah pernah tonton. Banyak pelajaran soal unsur kimia seperti bagaimana mungkin air bisa menimbulkan api yang membakar atasan Jae Hwan?

Semakin penasaran, ‘kan? Setiap episode disayang-sayang, takut tidak bisa menahan rasa penasaran. Episode ke-5 dan ke-6 bahkan belum saya tonton, hehehe.

Dari atas ke bawah: Jae Hwan, Eugene, dan Dokter Lee. Drakor yang mengikuti formula umum akan memunculkan romansa tipis-tipis di antara Jae Hwan dan Eugene. Namun, saya merasa chemistry dan sparks itu justru lebih kuat di antara Eugene dan Joong Yeop ketika mereka beradu taktik dan intelegensia. Semoga writer-nim dan sutradara mengabulkan harapan saya.

Penutup

Drama “Chimera” dapat disaksikan di VIU setiap hari Sabtu dan Minggu sampai 16 episode. Akting male leads-nya sangat menjanjikan. Park Hae Soo adalah rising star dan Lee Hee Jun sudah membuktikan diri sebagai aktor pendukung yang handal selama dua dekade terakhir.

Semoga saja akting Claudia Kim dapat segera menyusul ya. Biasalah, saya agak lebih cerewet kalau soal eonni. Mian.

PS: Yang menjadi atasan Jae Hwan yang dibakar hidup-hidup adalah aktor pemeran Prof. Seo yang pengecut di drakor “Police University”.

1703

2 thoughts on “Kesan Pertama Drama Korea: Chimera

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s