Review Drama Korea: Police University

Saya suka banget lho dengan episode 16 drakor “Police University”.

Sebagai ending dengan lompatan waktu yang khas drama Korea, “Police University” memberi closure yang cukup, manis, dan masuk akal untuk semua pertanyaan yang menjadi premis cerita.

Saya segarkan kembali ingatan kamu akan drama ini ya dengan tulisan ini. Drama ini sempat terkena “kutukan” Chuseok, dimana penayangannya ditunda akibat libur perayaan Chuseok pada bulan September lalu. Akibatnya antusiasme penonton berkurang (drastis) dan banyak yang mengkhawatirkan ending-nya yang bakal anyep.

Apa pasal?

1. Antiklimaks yang Sudah Seperti Ending Cerita

Pada episode ke-10 dan 11 ada cerita penangkapan pemilik Gossi Beer, tempat nongkrong dekat kampus Police University, yaitu Go Deok Bae sebagai otak dari situs perjudian ilegal yang diburu oleh Yu Dong Man dan timnya.

Betapa ribetnya perjalanan dan perjuangan Yu Dong Man dan Sun Ho untuk menangkap Go Deok Bae, sampai melibatkan penahanan Dong Man dan skors yang dikeluarkan/dibatalkan bolak-balik oleh kampus untuk Sun Ho.

Yang bergerak untuk menangkap nggak main-main. Ada Prof. Yu, Prof. Choi Hee Soo (judo), Prof. Kwon Hyeok Phil (administrasi negara), Sun Ho, Kang Hee, Bum Tae, dan Joon Wook. Pokoknya semua dikerahkan.

Kiri ke kanan: Hyeok Phil, Hee Soo, dan Dong Man. Mereka bertiga adalah para profesor yang ikutan jadi detektif koboi bersama Sun Ho dan kawan-kawan. Sungguh tidak mungkin kejadian di dunia nyata.

Jadi, penonton bertanya-tanya. Masih ada lima episode lagi nih. Ceritanya bakal dibawa ke mana ya kalau Go Deok Bae sudah tertangkap? Ternyata ada tokoh lebih jahat yang baru dimunculin, yaitu Han Jung Sik yang merupakan atasan dari atasannya Yu Dong Man.

Sun Ho yang menunjukkan tanda-tanda pembangkangan pada Han Jung Sik yang datang ke kampus untuk membawakan kuliah tamu.

Han Jung Sik mulai muncul karena Profesor Judo mengenali lambang pohon pada hard disk yang merupakan barang bukti yang disita pada saat penangkapan Go Deok Bae.

Pohon itu adalah lambang yang dipakai di sebuah yayasan yang didirikan oleh suaminya yang sudah meninggal dunia dan anak dari Prof. Seo Sang Hak yang sudah koma selama sepuluh tahuh.

Profesor Judo menemui Han Jung Sik untuk menanyakan keterlibatannya dengan yayasan itu. Eh tapi Dong Man melihat kedatangannya ke kantor polisi dan jadi balik mencurigai si profesor cantik.

Dong Man juga tidak memercayai begitu saja pengakuan Park Cheol Jin, mantan anak buahnya yang ternyata berperan sebagai agen ganda: membantu penyelidikan Dong Man terhadap situs perjudian ilegal sekaligus membocorkan hasil penyelidikan itu kepada Go Deok Bae dan komplotannya (termasuk Han Jung Sik).

Duh benar-benar bermuka dua ya si Cheol Jin.

Yu Dong Man yang denial terus karena dia tidak bisa/mau percaya bahwa Cheol Jin, anak buahnya bisa dengan mudah berkhianat. Bisa saja sih kalau motifnya adalah uang, heuheu.

Walhasil penempatan klimaks dan antiklimaks yang awkward membuat plot episode ke-12 sampai dengan ke-15 kedodoran banget. Banyak alur yang tidak penting dan berulang-ulang.

Contohnya saja: putus nyambungnya Sun Ho dan Kang Hee. Basi banget alasan “kita putus aja supaya kamu aman” atau “kita putus aja karena aku sudah tidak tahan dengan petualanganmu bersama Prof. Yu”, dan seterusnya.

Semua itu alasan-alasan yang dibikin Kang Hee, sih.

BASI. BANGET.

Jadi, episode ke-12 sampai dengan ke-15 itu seperti membuka masalah baru soal siapa sebenarnya dalang, otak kejahatan di balik situs perjudian ilegal, dan mau dibawa ke mana hubungan kita, eh maksudnya hubungan Kang Hee dan Sun Ho.

Padahal sebentar lagi tamat. Padahal sebentar lagi mau closure. Eh penonton disuruh sport jantung lagi dan mendongkol lagi melihat dua remaja galau dan labil begini.

Mungkin juga karena kemampuan akting Jin Young dan Krystal yang masih mentah, ya. Bahkan aura capek dan bosen menguar dari akting mereka, membuat akting mereka terseret-seret dan seadanya.

Sungguh tidak bisa dipercaya kalau mereka: 1) benar-benar saling mencintai, 2) mau mengorbankan diri untuk pasangannya, 3) benar-benar patah hati karena putus.

Nggak bisa.

Sun Ho dan Kang Hee membicarakan entah untuk yang keberapa kali tentang hubungan mereka yang gamang seperti tali layangan yang nyaris putus. Mana romansanyaaa??? Mana kedewasaannya???

2. Sejago Apa Sun Ho Sebagai Hacker?

Sama seperti drama ini mengecewakan dari sisi memberikan pengetahuan dan informasi tentang bagaimana sih sekolah menjadi polisi itu, drama ini juga mengecewakan dari sisi menampilkan kecakapan Sun Ho sebagai hacker.

Hacker adalah sebuah titel yang sudah disematkan dan digaungkan berkali-kali sejak premis drama ini mulai tersebar di internet. Sayangnya, karakter Sun Ho tidak bisa deliver itu.

Kelas-kelas kuliah yang ditampilkan kurang banyak. Saya jadi merasa kurang “belajar” dari drama ini. Jelas ini sangat mengecewakan penggemar drakor bergenre hukum dan kriminal seperti saya.

Kemampuan hacking Sun Ho tidak terlalu disorot. Mungkin karena penulis skrip kurang riset sehingga khawatir juga kalau ada netijul meng-SS tampilan layar komputer Sun Ho dan mendapati yang muncul itu bukan coding, tapi sembarang huruf dan angka.

‘Kan bisa zonk banget….

3. Namun, Saya Tetap Menyukai Ending-Nya

Dua alasan di atas mungkin membuat kamu curiga bahwa saya tidak menyukai drama ini. Salah besar, saya justru suka. Ending-nya membuat saya menarik kesimpulan bahwa saya menyukainya.

Di tengah gempuran drama sadis yang permisif terhadap kejahatan semacam “Vincenzo” (Song Joong Ki, 2021) dan “The Devil Judge” (Ji Sung, 2021), “Police University” memberi pelajaran baik bahwa:

bertanggung jawab atas kesalahan dan menerima hukuman setimpal tidak berarti dunia kiamat.

Sun Ho bisa saja kabur dari kesalahan masa lalu dan berpura-pura semua baik-baik saja demi masa kini dan masa depannya. Yu Dong Man yang mulai lunak terhadap Sun Ho pun siap menutup mata, mengabaikan bahwa protege-nya itu sudah melanggar hukum secara sadar.

Akan tetapi, penulis skrip drama ini dengan hati nuraninya menunjukkan jalan yang benar. Bukan jalan pintas yang mulus, tapi jalan memutar yang membuat Sun Ho “kehilangan” dua tahun pendidikannya di Police University.

Iya, setelah mengakui kejahatannya mencuri uang dari situs perjudian ilegal, Sun Ho menjalani hukuman yang tidak dispesifikkan di dalam cerita. Entah dia dipenjara atau jadi white hacker, tidak jelas bagi penonton.

Yang jelas,Dong Man meminta Hyeok Phil untuk membatalkan pendaftaran Sun Ho di Police University. Akibat pembatalan itu, Sun Ho dapat mendaftar kembali, dapat mencoba masuk lagi ke Police University pada tahun-tahun mendatang.

Sungguh sebuah solusi yang cerdas dan win-win buat semua.

Dua tahun tanpa kabar (kok Kang Hee mau aja digantung begitu?) dan akhirnya Sun Ho pun kembali pada kampus dan kekasihnya.

Dengan kepala tegak dia bisa masuk lagi ke Police University dan bangga akan dirinya sendiri yang sudah berubah dan bertobat. Dia pun dengan sukacita mengantarkan Kang Hee, Bum Tae, Joon Wook, dan Min Gyu (saingan yang memperebutkan cinta Kang Hee dan yang kemudian berkawan dengan Sun Ho) ke hari kelulusan mereka. Sun Ho ikut tersenyum dan berbahagia bersama mereka.

Momen yang pasti membuat Yu Dong Man bangga dan terharu. Mahasiswa-mahasiswa yang pernah membantunya memecahkan kasus kini siap menjadi petugas polisi yang melayani masyarakat.

Speaking of which, Park Min Gyu akhirnya diceritakan jadian dengan sunbae kelas judo yang naksir Sun Ho. Mereka berdua pernah bersekongkol untuk memisahkan Sun Ho dan Kang Hee, eh malah mereka yang jadian. Klise, tapi manis sih!

Min Gyu tanpa Kang Hee jadi lebih banyak tersenyum dan tertawa, lho. Better that way.

Selain cerita cinta Min Gyu yang menemukan happy ending, Prof. Kwon pun nembak Profesor Judo. Duh bikin dugeun-dugeun banget cara nembaknya:

“Shall I make you happy from now?” Eaaaa….

Selamat jalan, para cast “Police University”. Terima kasih untuk cerita yang menghibur dengan semua kekurangan dan kelebihan skripmu. Yang pasti saya menemukan berlian berupa aktor kawakan seperti pemeran Prof. Kwon dan Prof. Choi. Semoga kita bisa bersua di drama lain.

“Police University”: sebuah potensi cerita cinta dan kriminal yang berubah haluan menjadi cerita tentang persahabatan, kepercayaan diri, masa muda, dan mengukir kenangan.

Annyeong!

2 thoughts on “Review Drama Korea: Police University

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s