Kesan Pertama Drama Korea: Lovers of the Red Sky

Pengen mulai tulisan ini dengan misuh-misuh karena satu scene anonoh, tapi hati ini sudah terlanjur terpikat sama Babang Ucup.

Percayalah, nggak ada yang bisa nandingin netizen Indonesia soal ngasih nama panggilan.

Kim Seon Ho jadi Kim Aa. Ahn Hyo Seop jadi Babang Ucup. Apa lagi ya? Oh iya, sederet nama Indonesia untuk anggota Super Junior yang tidak akan saya jembrengkan di sini karena bikin geli.

Pernah nonton Ahn Hyo Seop di drama sebelum “Lovers of the Red Sky”? Saya belum pernah. Dan seperti biasa, reaksi saya setelah berhasil melewati episode 1 yang penuh cobaan adalah seperti reaksi saya untuk drama ini.

Wow, ada Oppa keren.

Ke mana aja gue?

Masih di sini, di drakor wonderland yang tidak pernah kehabisan pesona.

Ahn Hyo Seop alias Paul Ahn. 26 tahun. Fasih berbahasa Inggris karena pernah tinggal di Kanada selama 10 tahun. Katanya penyanyi juga. Penghuni baru di hatiku yang seluas samudera.

Ahn Hyo Seop adalah male lead untuk drama terbaru SBS yang ditayangkan (katanya) eksklusif di VIU. Sebagai pelanggan baru aplikasi ini, saya bahagia banget. Drama-drama seru mulai bermunculan di minggu pertama saya berlangganan.

Totally worth the price.

Drama ini katanya diangkat dari novel yang ditulis oleh Jung Eun Gwol yang berjudul “The Secret of Red Sky”.

Dua novel seharga 210 ribu Rupiah. Bacanya bikin ketagihan, tapi saya hentikan sementara karena dramanya lebih menarik (gara-gara Ahn Hyo Seop, hahaha).

Jung Eun Gwol adalah penulis novel-novel laris yang diangkat menjadi drama-drama tak lekang oleh waktu, seperti “Sungkyunkwan Scandal” dan “Moon Embracing the Sun”.

Novel ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2018 silam. Harganya sempat meningkat tajam begitu netizen tahu bakal ada dramanya, tapi sekarang sudah normal kembali.

Beli di Penerbit Haru saja, ya. Hati-hati dengan buku bajakan yang bertebaran di market place.

Apakah dramanya sama persis dengan novelnya? Tidak dan ya. Karakter-karakternya bernama sama, ada sifat dan watak di novel yang diejawantahkan di dalam drama. Akan tetapi, secara umum drama dan novel dengan judul “Red Sky” adalah dua produk kesenian yang berbeda.

PRemis Cerita

Cerita dalam drama dibuka dengan sebuah ritual mengunci setan (demon) di dalam lukisan seorang raja pada jaman Joseon.

Ritual yang kental dengan shamanisme itu melibatkan seorang pelukis spiritual, Hong Eun Ho yang punya sentuhan magis. Naga-naganya dia memiliki kekuatan untuk mengunci roh seseorang di dalam lukisan yang dia buat.

Ritual tidak berjalan mulus karena you know lah setan itu kuat.

Ha Seong Jin yang punya ide mengunci setan di dalam lukisan pun kalah oleh kekuatan gelap, bahkan diburu untuk dibunuh oleh pasukan Putera Mahkota. Hong Eun Ho menjadi tidak waras saking syoknya.

Pada hari di saat ritual dilangsungkan, Ha Seong Jin dan Hong Eun Ho sama-sama sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka.

Anak Ha Seong Jin yaitu Ha Ram (laki-laki) lahir aman di rumahnya, di pelukan ibunya, sementara ayahnya meregang nyawa karena kabur dari tentara raja.

Anak Hong Eun Ho yaitu Hong Cheon Gi (perempuan, nama yang menjadi judul alternatif dari drama “Lovers of the Red Sky” ini) lahir di tengah gunung, dikepung oleh serigala yang langsung mengincar ibunya karena mencium bau darah pasca melahirkan.

Bagaimana Cheon Gi bisa selamat dan bertahan hidup? Ada Samshin, seorang deity yang menyelamatkannya dan menggariskan bahwa Ha Ram suatu saat akan bertemu dengan Hong Cheon Gi.

Nah, di bagian ini ada porsi demon dan kekuatan something-something yang membuat Cheon Gi “harus” buta sejak lahir. Namun, warna matanya bukan merah, kok, malah cenderung biru-abu. Hence istilah red sky pastinya bukan tentang Cheon Gi.

Fast Forward 9 Tahun Kemudian

Ha Ram dan Cheon Gi bertemu kembali. Kali ini Hong Eun Ho tak sengaja hendak mencelakakan Ha Seong Jin yang melewati pasar tempat Eun Ho mangkal sehari-hari bersama anaknya, Cheon Gi, sebagai pelukis jalanan.

Waktu kedua ayah berdiskusi dan catch up, kedua anak main bersama. Cheon Gi mengajari Ha Ram cara “mendengar” warna lewat suara. Ha Ram membantu Cheon Gi mencuri buah peach dari sebuah perkebunan.

Seperti standar drama Korea dari jaman “Endless Love” tahun 2001 dulu, pertemuan pada masa kecil di drakor harus bermakna sesuatu, harus dipenuhi bibit-bibit cinta.

Padahal ya elah mereka ini ‘kan hitungannya masih anak-anak, masih piyik banget. Tahu apalah soal cinta-cintaan?

“Lovers of the Red Sky” ini taking it to another level. Bocah-bocah ini tidak hanya tersirat saling suka, tapi sampai cipokan. Di bibir.

Di episode ke-2 cuma tersirat karena kamera menyorot sepasang kaki Cheon Gi yang berjinjit. Di episode ke-5 baru tuh dijembrengin the real complete scene-nya.

Parah banget.

Iyuh, bikin ilfil. Yeo Jin Goo waktu syuting “Hwayi: A Monster Boy” (2013) masih berusia 16 tahun. Rating filmnya membuat dia harus menunggu sampai berusia 20 tahun (usia dewasa) untuk boleh menonton film itu di bioskop.

D.O. menolak melakukan adegan ciuman dengan Kim So Hyun yang waktu itu berusia 16 tahun. Sebagai ganti bibir bertemu bibir, bibir D.O. bertemu dengan payung berwarna transparan. Segitunya demi menjaga lawan mainnya.

Lah ini 2 aktor piyik di “Lovers of the Red Sky” apa kabar?

Anyway, Ha Seong Jin ketika itu sedang dalam perjalanan ke ibu kota bersama anaknya. Ha Ram memiliki energi air dan akan dijadikan salah satu pembantu dalam acara ritual memanggil hujan.

Memang salah satu kutukan demon pada hari kelahiran Ha Ram dan Cheon Gi adalah adanya kelaparan dan tidak adanya hujan selama 9 tahun mendatang di Kerajaan Joseon.

Waktu susah begini, siapa yang disalahkan? Raja dan keluarganya.

Makanya raja mendengarkan nasihat shaman jahat yang punya maksud tersembunyi. Dia ingin Ha Ram dijadikan tumbal. Dia yakin jika Ha Ram dikorbankan, maka langit akan mendengar doa mereka dan hujan akan turun.

Hujan memang turun, tapi dengan korban. Ha Ram jatuh ke dalam air. Di tempat yang berbeda, Cheon Gi juga demikian. Samshin kembali campur tangan dan kali ini penglihatan Ha Ram dan Cheon Gi ditukar.

Ha Ram menjadi buta dengan mata berwarna merah (hence the term “red”), sedangkan Cheon Gi bisa melihat untuk pertama kalinya.

Ini adalah titik pertama perbedaan antara drama dan novel “Red Sky”, tapi saya tidak akan membahasnya kali ini.

Fast Forward 19 Tahun Kemudian

Cheon Gi menjadi salah satu pelukis di Baekyoo Painting Group di bawah pimpinan Master Choi. Selain pekerjaan resmi, Cheon Gi juga memiliki side job. Dia memalsukan lukisan-lukisan terkenal dan menjualnya ke sebuah galeri. Cheon Gi mengumpulkan uang untuk membeli obat untuk ayahnya yang sakit mental.

Hong Cheon Gi (Kim Yoo Jung) dengan seragam kerjanya. Cantik dan pandai melukis. Top banget deh.

Ketika Cheon Gi hendak berhenti, dia malah diancam, ditipu, dan dikejar. Di situlah Cheon Gi tanpa sengaja bertemu kembali dengan Ha Ram, saat Ha Ram menyembunyikannya dari kejaran orang-orang galeri.

Pertemuan pertama mereka di sebuah palanquin, kotak yang mengangkat orang dan dipanggul oleh orang-orang berkasta rendah. Semacam Rolls Royce buat orang kaya jaman dulu.

Wih, Ahn Hyo Seop cocok banget jadi seorang scholar ya. Sebagai Scholar Ha dia kalem, sopan, berwibawa, pokoknya perfect gentleman deh.

Scholar Ha yang terpelajar, tampan, kaya, dan pendendam. Catet.

Selain bekerja sebagai ahli astronomi untuk kerajaan, dia juga (kebetulan) memimpin galeri seni tempat Cheon Gi bekerja sampingan. Selain itu dia juga menjadi penasihat misterius yang wajah dan suara aslinya tidak diketahui orang dan sampai dicari oleh pihak kerajaan.

Ha Ram sebagai astrologer dan penasihat misterius. Katanya dia juga orang terkaya di daerahnya.

Baeklah, ternyata Cheon Gi dan Ha Ram sama-sama punya side job.

Waktu berduaan di dalam palanquin Cheon Gi tidak sengaja menyentuh Ha Ram dan tanda kupu-kupu di tengkuk Ha Ram bereaksi. Jadilah Ha Ram kayak orang kesurupan dan mengusir Cheon Gi keluar dari palanquin.

Ha Ram yang kesurupan. Tampangnya crossover antara mak lampir dan Kapten Jack Sparrow dari “Pirates of the Carribean”. Hampir saya drop drama ini karena ketidakmulusan CGI, dsb yang mengingatkan pada serial lawas “Saur Sepuh”.

Setelah ditinggalkan demon, Ha Ram jatuh dari pohon tinggi banget langit ke dalam pelukan Cheon Gi. Cheon Gi pun membawanya ke rumah pembuatan tinta dan merawat Ha Ram.

Ha Ram yang dekil dan sakit. Sudah mulai keluar aura kegantengannya nggak, Bun?

Di rumah pembuatan tinta itu Cheon Gi pertama kali bertemu dengan Pangeran Yangmyeong dengan nama kecil Lee Yul (Gong Myung). Pangeran Yangmyeong adalah teman Ha Ram yang ditugaskan oleh ayahnya, sang Raja, untuk mencari si astrologer andalan.

Eng-ing-eng, potensi cinta segitiga dimulai dari rumah tempat pembuatan tinta. Wow, it rhymes!

Cheon Gi dan Yangmyeong tentu berselisih mulut sejak pertama kali bertemu. Biasalah kalau ada cerita cinta segi-segi. Ada karakter-karakter yang mirip tapi cinta tak berbalas, tapi ada juga karakter-karakter yang sangat bertolak-belakang dan ternyata cinta mati-matian.

Episode ke-5 dan ke-6: Kontes Melukis

Highlight dari dua episode terakhir yang tersedia di VIU adalah:

  1. Cheon Gi memenangkan kontes melukis yang diadakan oleh Pangeran Yangmyeong.
  2. Cheon Gi dan Ha Ram saling mengenali diri mereka sebagai dua anak kecil dari 19 tahun silam.
  3. Ha Ram and Cheon Gi kissing under the tree.
  4. Habis mencium, Ha Ram langsung mencampakkan Cheon Gi dengan dalih dia akan melukai Cheon Gi kalau memaksakan terikat dengan masa lalu. Yeah, right.
  5. Ha Ram memendam perasaan dan mengamati Cheon Gi dari jauh. Saya demen bagian galau-resah-menyangkal diri begini.
  6. Pangerang Yangmyeong hendak diseret ikut ke dalam pemberontakan oleh abangnya, Pangerang Juhyang untuk merebut tahta dari Putera Mahkota. Tentu saja Lee Yul menolak.

Ah, saya jadi tambah penasaran. Bagaimana kelanjutan kisah cinta antara Cheo Gi dan Ha Ram?

Ha Ram dan Cheon Gi dan sederet adegan bikin baper yang khas drama sageuk.

Apakah tarik-ulur di antara mereka berakhir bahagia? Kalau lihat cuplikan episode 7, sepertinya Cheon Gi akan melepaskan Ha Ram. Mungkin di situ peran Pangeran Yangmyeong diperbesar.

Akting Ahn Hyo Seop bagus di sini (bias harus dipuji, yak). Sebagai orang buta, dia jarang sekali berkedip. Totalitasnya keren.

“Lovers of the Red Sky” dapat disaksikan di VIU setiap hari Senin dan Selasa. Barengan dengan “Police University” yang masih ongoing nih. Tiba-tiba setiap hari Rabu PR tontonan berudulan banyaknya, hehe.

Selamat menonton!

2388

3 thoughts on “Kesan Pertama Drama Korea: Lovers of the Red Sky

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s