Kesan Pertama Drama Korea: Police University

Apakah manusia bisa berubah? Tahun lalu saya mempertanyakan hal yang sama tentang manusia dan cinta pertama yang bisa berubah jika menilik dari cerita dalam drama-drama Korea.

Tahun ini saya mengajukan pertanyaan yang sama, tapi ini tidak ada kaitannya dengan cinta-cintaan. Ini tentang karakter manusia dan apakah dia berubah jika diperhadapkan pada situasi yang berbeda, atau berada di lingkungan yang berbeda.

Drama Korea “Police University” dibuka dengan seorang pelajar bertampang nerd bernama Kang Seon Ho (Jung Jin Young) yang meng-hack kamera yang menyiarkan pertandingan judo yang diikuti oleh saudara angkatnya.

Kang Seon Ho (Jung Jin Young) sesudah dan sebelum masuk ke Gyeongchal Daehak

Alih-alih menyoroti si saudara yang hendak menyatakan suka pada kecengannya, kamera malah menyoroti Oh Kang Hee (Krystal Jung), seorang atlet judo yang memaksakan diri bertanding meskipun pergelangan tangannya cedera.

Oh Kang Hee (Krystal Jung) sesudah dan sebelum masuk ke Gyeongchal Daehak

Dan … seperti drama Korea lain di mana Seoul yang berpenduduk kurang lebih 10 juta jiwa digambarkan hanya sebesar satu RT, ketemunya dia lagi dia lagi, di situ lagi di situ lagi, Seon Ho pun bertemu kembali dengan Kang Hee di depan tempat les untuk masuk ke Gyeongchal Daehak (terjemahan yang lebih tepat adalah police academy, bukan police university).

Seon Ho yang penyendiri, tidak punya teman selain hacker lain dengan nama Bird (yang ternyata adalah … coba tebak), tidak punya cita-cita, dan merasa tidak dicintai oleh ayah dan saudara angkatnya, tiba-tiba memiliki tujuan hidup baru: masuk ke akademi kepolisian mengikuti jejak Oh Kang Hee.

Sebelum itu terjadi, ada satu kejadian yang bikin saya berpikir:

sepertinya drama ini mau membahas mengenai apakah manusia bisa berubah, mau berubah, atau tidak bisa dan tidak mau berubah.

Di sini karakter Detektif Yoo Dong Man (Cha Tae Hyun) diperkenalkan. Jadi, ceritanya Detektif Yoo adalah seorang polisi veteran yang menangani kasus pembunuhan dan kejahatan cyber. Kasus terakhir yang dia tangani adalah membongkar situs judi ilegal yang selalu bisa meloloskan diri dari penyelidikan polisi.

Detektif Yoo Dong Man (Cha Tae Hyun) sewaktu masih jadi detektif dan setelah menjadi gyosu (profesor/dosen) di Gyeongchal Daehak

Dalam satu momen mengejar tersangka pelaku kejahatan, mobil yang disetir oleh Detektif Yoo dan partnernya menabrak mobil yang disetir oleh ayah dan saudara angkat Seon Ho. Mereka berempat masuk ke rumah sakit dengan ayah angkat Seon Ho menderita luka paling parah.

Gara-gara mengalami kecelakaan dan harus dites ini-itu, ketahuanlah bahwa ayah angkat Seon Ho menderita sakit berat yang hanya bisa disembuhkan dengan operasi.

Okelah, bagian ini terlalu dipaksakan, tapi ini membawa Seon Ho ke langkah berikut yang fatal.

Darimana orang “miskin” seperti mereka mendapat uang ribuan dollar Amerika untuk operasi? Seon Ho dan saudara angkatnya hanya anak SMA tanpa pekerjaan sampingan.

Dalam keadaan terdesak, Seon Ho mencuri uang sebanyak 7.000 USD dari situs judi ilegal. Menurut logikanya, tidak apa-apa mencuri dari orang jahat, toh uang orang jahat itu juga haram.

Masalahnya, Seon Ho tidak berhenti di situ. Dia mencuri yang kedua kali sebanyak 5.000 USD untuk bekal kuliah saudara angkatnya selepas menunaikan wajib militer.

Pencurian yang pertama kali digelayuti rasa bersalah.

Pada pencurian yang kedua kali, hati nurani mulai kebas.

Apa kabar dengan pencurian untuk kesekian kalinya?

Detektif Yoo ingin memenjarakan Seon Ho dan saudara angkatnya karena dia ingin mencegah kejahatan terjadi di masa depan. Dia percaya bahwa bibit kejahatan yang dibiarkan suatu hari akan menjadi masalah yang sangat serius.

Masalahnya, ayah angkat Seon Ho merasa bertanggung jawab. Gara-gara dia harus dioperasi ‘kan Seon Ho “terpaksa” mencuri. Jadi si bapak berlututlah di depan Detektif Yoo, memohon supaya kedua anak laki-lakinya dilepaskan.

Jalan nasib (yang diguratkan oleh penulis naskah dan sutradara drama ini, of course) membawa Detektif Yoo (kini Yoo Gyosu), Kang Seon Ho, dan Oh Kang Hee bertemu sebagai dosen dan mahasiswa di Korea National Police University (KNPU).

Detektif Yoo – Kang Seon Ho – Oh Kang Hee

KNPU ini institusi bergengsi lho. Sedikit fun fact, karakter Han Joo Won yang diperankan oleh Yeo Jin Goo dalam drama “Beyond Evil” (2021) dikisahkan lulus dari KNPU dengan predikat summa cum laude.

Wew ….

Detektif Profesor Yoo terus merundung Seon Ho, memaksanya mengundurkan diri karena dia sudah memiliki bibit-bibit kejahatan itu.

Seon Ho terus membela diri, mencoba membuktikan bahwa dia sudah bertobat dan bisa menjadi polisi yang jujur, lurus, dan bisa dipercaya.

Benarkah demikian? Mungkinkah Seon Ho berubah?

Saya kira pergulatan batin dan pencarian kompas moral di dalam diri Seon Ho dan Detektif Yoo akan berjalan intens. Ternyata pada episode ke-4 Detektif Yoo menjadi permisif, meminta bantuan Seon Ho sebagai hacker untuk memecahkan kasus situs judi ilegal yang dia sempat tinggalkan dan menyebabkan partnernya terluka.

Yah, saya kecewa deh.

Di mana hukum, di mana keadilan? Drama “Police University” ini naga-naganya akan satu napas dengan “Vincenzo” dan “The Devil Judge” yang sama-sama dirilis tahun ini.

Hukum dan keadilan berlaku subjektif, tergantung pada pemangku kepentingan dan pemilik uang serta kekuasaan.

Walaupun mbulet, drakor “Law School” masih memberikan harapan bahwa semua orang sama di mata hukum, bahwa hukum tidak tergantung siapa yang menjadi penguasa.

“Police University”, “Vincenzo”, dan “The Devil Judge” memberikan pesan tersirat bahwa tidak apa-apa melanggar hukum dan berbuat jahat demi greater good.

Greater good menurut siapa? Mengingat manusia adalah makhluk yang labil dan cepat berubah, subjektivitas semacam ini menakutkan karena berpotensi menimbulkan opresi pada pihak minoritas dan permisitivitas akan kejahatan.

Apalagi jika pelakunya adalah orang-orang yang memang fasih di bidang hukum seperti Vincenzo Cassano (Song Joong Ki) yang seorang pengacara dan Kang Yo Han (Ji Sung) yang seorang hakim. Pengaplikasian hukum di tangan orang-orang yang serong dan memiliki agenda mereka sendiri sungguhlah mengkhawatirkan.

Kita lihat saja apakah “Police University” dalam 12 episode ke depan akan memberikan nilai abu-abu yang membuat kita gamang, atau akankah keenam episodenya membuktikan dirinya sebagai drama yang tegas dan berprinsip.

In the mean time, mari kita tilik para tokoh yang kehidupannya disorot sebagai mahasiswa tingkat pertama di KNPU.

Kiri ke Kanan: Roh Beom Tae – Kang Seon Ho – Park Min Gyu – Oh Kang Hee – Jo Joon Wook

Kelima tokoh di atas adalah perwakilan sifat mahasiswa yang kita tahu di dunia nyata. Ada yang super pintar, super lurus, super populer, super ngebanyol, dan masih banyak lagi, lengkap dengan cerita latar belakang mereka masing-masing.

Komposisi persahabatan di antara 4 orang pria dan 1 orang wanita adalah komposisi yang digemari di drakor wonderland. Drama “Reply 1988” (2016) dan “Hospital Playlist” (2019, 2021) mengambil format ini.

Mengapa jumlah wanita di sebuah kelompok persahabatan tidak lebih dari satu? Karena nanti mereka bersaing keras dan cakar-cakaran ….

Empat orang mahasiswa yang memperebutkan hati dua orang mahasiswi. Dari kiri ke kanan: Nomor 1 vs. Nomor 3. Nomor 2 vs. Nomor 4.

Drakor “Police University” bukan drama yang berat. Meskipun drama ini diberikan bumbu teka-teki siapa orang dalam kepolisian yang bercokol di Gyeongchal Daehak dan membiarkan situs judi ilegal tetap berjalan, saya punya prediksi siapa penjahat sebenarnya.

Tahu dari mana? Dari bentuk tangan dan lengan. Saya menduga Seo Sang Hak Gyosu (Kang Shin Il) sebagai the real culprit.

Pada akhir episode ke-4 Detektif Yoo mencurigai Profesor Kwon Hyuk Pil sebagai dalang di balik partnernya yang dianiaya dan akhirnya kehilangan ingatan. Bukti-bukti yang mengarah ke sana adalah nomor plat mobil dan ban mobil Prof. Kwon yang berlumpur.

Akan tetapi, sebagai penonton saya sudah capek dibohongi dan digiring ke arah yang salah oleh penulis skrip dan sutradara. Apa pun yang diungkapkan di awal biasanya tidak relevan untuk memecahkan kasus dan misteri.

Sebagai penutup, ada dua tokoh yang saya tunggu-tunggu dalam setiap episode. Siapakah mereka?

Lee Dal. Usia 33 tahun. Sangat di-notice di dalam drama “Vincenzo”. Potongan rambutnya yang seperti mangkok membuat dia dijuluki sebagai Park Sae Ro Yi cabang Geumga Plaza.

Akting Lee Dal sebagai Roh Beom Tae, salah satu dari dua wingman sahabat Kang Seon Ho, sangat lucu dan menyegarkan.

Siapakah wingman satu lagi? Dia adalah pelajar dan pengangguran favorit saya di dalam drama “Mr Queen”.

Yoo Young Jae. Usia 27 tahun. Mantan anggota boyband B.A.P. yang sudah lama bubar. Sepertinya Young Jae lebih berbakat sebagai aktor daripada penyanyi.

Sejak berakting di “Mr Queen” Young Jae sudah mencuri perhatian. Kehadirannya di “Police University” seperti angin segar yang membawa para idol ke ranah perdramaan selain Jung Jin Young (Kang Seon Ho) dan Park Jin Young (Hakim Kim Ga On).

Semoga kemampuan akting para idol ini semakin matang, ya.

Drama “Police University” hadir setiap hari Senin dan Selasa malam, eksklusif di aplikasi Viu. Lumayanlah buat tontonan pengantar tidur.

3 thoughts on “Kesan Pertama Drama Korea: Police University

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s