“Friday the 13th” dan Yeo Jin Goo

Dalam satu tahun biasanya ada 1 sampai 2 kali tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat, atau istilah seramnya Friday the thirteenth.

Seumur hidup saya sering sekali mengingat tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat. Kok bisa? Ya …, ini terkait dengan beberapa peristiwa tidak mengenakkan yang saya alami pada hari dan tanggal itu.

Saya bukan orang yang superstitious, sih. Tidak semua Friday the 13th yang saya alami berujung buruk.

Ada Friday the 13th pada bulan Desember dua dekade lalu yang merupakan hari kelahiran keponakan saya yang kedua.

Sedihnya, pada hari yang sama saya sedang sakit tipus dan terbaring lemah, makanya saya ingat betul.

Ada juga Friday the 13th pada bulan Maret tahun 2021, hari ketika Presiden Jokowi mengumumkan tiga kasus pertama Covid-19 di Indonesia.

Satu hari sebelumnya anak-anak dipulangkan oleh sekolah dalam situasi yang mencekam dan mencemaskan. Tak disangka, Kamis, 12 Maret 2021 adalah hari terakhir mereka bersekolah secara normal dan hari pertama kami memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang optimal.

Pada Friday the 13th bulan November tahun 2021 saya diundang untuk berbagi di Klub Buku KLIP. Jadi, pada hari itu saya mengalami peristiwa yang menyenangkan dan penuh berkat sebenarnya.

Bagaimana dengan Friday the 13th bulan Agustus tahun 2021, Friday the 13th pertama pada tahun ini, yang jatuh pada hari ini?

Pertama, hari ini Yeo Jin Goo berulang tahun yang ke-24 (atau ke-25 jika ditilik dari umur Korea).

Yeo Jin Goo adalah aktor favorit saya. Jam terbang memang tidak bohong. Dengan pengalaman segudang sebagai aktor cilik, pada tahun ke-16 setelah debut pertamanya Yeo Jin Goo membuktikan diri sebagai aktor dengan kemampuan akting yang bikin tercengang.

Saya pertama kali melihatnya berakting di dalam drama Korea “Beyond Evil”. Lawan mainnya adalah Shin Ha Kyun, aktor senior yang berusia 47 tahun.

Apakah Yeo Jin Goo bisa mengimbangi akting Shin Ha Kyun? Bisa banget.

Perbedaan usia 23 tahun di antara keduanya tidak menimbulkan gap. Meskipun Yeo Jin Goo mengakui bahwa Shin Ha Kyun sangat membantu mengarahkan dan membimbingnya dalam mengembangkan karakter Han Joo Won selama syuting, hasil yang kita lihat di layar adalah kematangan akting dari dua orang aktor yang terkenal di industri ini sebagai pekerja sangat keras.

Kedua, saya menonton episode ke-7 dari drama Yeo Jin Goo yang ditayangkan pada awal tahun 2019 yang berjudul “The Crowned Clown”.

Setelah menonton episode itu saya merasa perlu break dulu dari menonton judul itu karena ia sungguh bikin baper. Akting Yeo Jin Goo bikin saya peduli sangat sama nasib si badut Ha Sun dan si raja yang bengis. Hiks.

Tahun 2019 bagi Yeo Jin Goo adalah seperti tahun 2021 bagi Song Kang. Pekerjaan tak ada habisnya, back to back, tiga drama sekaligus dalam satu tahun.

Yeo Jin Goo tampil dalam drama “The Crowned Clown”, “My Absolute Boyfriend”, dan “Hotel Del Luna” sepanjang tahun 2019.

Sepanjang tahun 2021 yang belum berakhir ini, Song Kang tampil dalam drama “Sweet Home”, “Love Alarm 2”, “Navillera”, dan “Nevertheless” yang fenomenal dan akan berakhir minggu depan pada episode ke-10.

Gara-gara “Beyond Evil” saya jadi menonton drama-drama Yeo Jin Goo yang lain dan saya tidak kecewa. Penafsirannya pada setiap karakter sangatlah unik.

Mulai dari polisi yang kekanak-kanakan, tapi berlagak hebat, Han Joo Won di “Beyond Evil”,

sampai robot tampan yang merupakan dating companion di “My Absolute Boyfriend”,

sampai manager hotel lulusan Harvard yang sangat baik hati di “Hotel Del Luna”,

sampai siswa kelas 3 SMA yang mati dan hidup kembali untuk memperbaiki hidup keluarganya yang berantakan di “Reunited Worlds”,

sampai memerankan dua karakter sekaligus yaitu raja jaman Joseon dan badut keliling di “The Crowned Clown”, …

akting Yeo Jin Goo tidak pernah mengecewakan.

Parah banget bagusnya.

Dari semua dramanya yang saya sudah tonton sampai saat ini, baru dua judul yang saya selesaikan sampai tamat, yaitu “Beyond Evil” dan “My Absolute Boyfriend”.

“Beyond Evil” HARUS diselesaikan karena saya peduli banget sama nasib Lee Dong Shik (Shin Ha Kyun). Saya lega karena karakternya mendapatkan closure yang layak dan karakter Han Joo Won pun menunjukkan perkembangan yang tak kalah memikat.

“My Absolute Boyfriend” saya tonton sambil skip-skip, terus terang. Yeo Jin Goo di situ tidak salah. Yang chemistry-nya kurang sekali dan tidak tepat buat plot adalah di antara female lead, second male lead, dan Yeo Jin Goo.

Padahal saya berharap banyak sama aktor pemeran Pangeran Wang Yeo di dalam drama “Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo” (2016). Namun, ternyata dia yang memulai karir sebagai model tidak bisa mengimbangi akting Yeo Jin Goo.

Female lead-nya apalagi. Ga cocok banget di situ.

Well, ‘kan oppa ga pernah salah. Kalau dramanya gagal, itu salah eonni. Wkwkwk.

Tapi, tapi, yang mengherankan, drama ini mulai bagus dari episode ke-15 sampai ke-20, lho. Plotnya ga dragging, chemistry-nya jalan, pokoknya semua lancar di 25% episode terakhir.

Kenapa ga dari sebelum-sebelumnya, sih? Hiks.

Setelah itu saya mencicipi “Hotel Del Luna”. Dan mengertilah saya kenapa semua orang baper ketika drama ini ditayangkan dua tahun silam.

Cast-nya! Setting-nya! Chemistry-nya!
Plotnya! Konfliknya!

Semua terjalin sempurna dan harmonis. Sampai sekarang banyak orang masih memuja pasangan Jang Man Wol (IU) dan Gu Chan Sung (Yeo Jin Goo), menjuluki mereka sebagai Man-Chan Couple, dan masih berharap kapal ini akan berlayar.

Saya berhenti menonton di episode ke-15. Oleh karena saya tidak riset dan tidak mencari spoiler dulu sebelum menonton, saya merasa perlu mempersiapkan hati untuk memulai episode ke-16 (finale)

Tidak ada yang lebih memilukan daripada sepasang kekasih yang saling mencintai dan menghitung hari kapan mereka akan berpisah.

Itu juga yang terjadi dengan drama “Reunited Worlds” (2017).

Yeo Jin Goo menjadi sesosok hantu yang mendapat kesempatan kedua untuk hidup lagi demi membenahi keluarganya yang berantakan dan menemukan kebenaran di balik kematiannya yang mendadak.

Saya berhenti di episode ke-11 dari total 16 episode. Hati saya lagi-lagi tidak siap melihat kemungkinan karakter yang diperankan oleh Yeo Jin Goo harus kembali mati karena semua urusannya di bumi yang fana ini sudah selesai.

Nah, “The Crowned Clown” mulai ditayangkan tanggal 10 Agustus lalu di Netflix dan setiap hari saya menonton barang satu sampai dua episode.

Hari ini di episode ke-7 saya kembali terserang ketakutan untuk menamatkan karena saya sungguh-sungguh peduli akan karakter badut dan raja yang dia perankan sekaligus di dalam drama ini.

Terus terang, drama ini sarat dengan nilai abu-abu.

Apakah si ratu bisa dibilang berselingkuh jika ia jatuh cinta pada si badut yang menyamar menjadi si raja, suami si ratu?

Apakah si badut tidak memiliki pegangan moral karena tidak berpikir dua kali ketika jatuh cinta pada dan merebut istri orang lain?

Dan masih banyak lagi pertanyaan saya yang pastinya belum bisa terjawab oleh 7 dari 16 episode.

Akan tetapi, yang sangat mengesankan sejauh ini adalah akting Yeo Jin Goo sebagai raja yang bengis.

Keren banget, totally jaw-dropping.

Yeo Jin Goo sebagai cowok baik-baik, itu biasa. Yeo Jin Goo sebagai raja sadis yang sebenarnya merindukan cinta dari istrinya, itu baru luar biasa. Aktingnya lompat kelas banyak sekali!

Padahal interaksi di antara si raja dan si ratu hanya 2 menit di episode pertama dan sekali si raja menyebut nama istrinya di episode ke-5, tapi jelas sekali raja ingin ratu melihat dirinya.

“They who do not know anything about us will think that I deserted you, while in fact it was you who deserted me.”

Yeo Jin Goo ngomong gitu sambil mencengkeram pergelangan tangan istrinya, begging her to see him.

Hatiku ambyar, yeoreobun. Skrip yang bikin baper ditambah akting Yeo Jin Goo bikin hati ini galau ga karuan.

Memihak s badut Ha Sun atau si raja yang perlu dipertobatkan?

Ah, kenapa sih karakter cowok bandel itu selalu menarik untuk dilihat lebih lama (tapi tidak untuk diperkenalkan ke keluarga)?

Sebagai kesimpulan, Friday the 13th hari ini sangat berkesan karena dua alasan di atas.

Lanjut nonton episode ke-8, ah.

Semoga harimu tadi penuh dengan keberuntungan, walaupun tanggal hari ini sarat dengan mitos dan mistis.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s