X-Men First Class and X-Best Friends

Pekan lalu saya & keluarga nonton X-Men First Class. Sempat deg-degan juga apa Misael bisa tenang karena naga-naganya filmnya cukup lama (+/- 2.5 jam). Tapi dengan bantuan popcorn Misael lumayan bisa ikut menikmati film tersebut.

 

Sudah common knowledge kali ya kalau para mutant dalam X-Men ada di kubu Xavier vs. Magneto. Tapi mungkin tidak terlalu diketahui kalau Xavier dan Magneto mulai sebagai sahabat (bahkan dalam film itu Xavier menyelamatkan Magneto waktu dia hampir tenggelam gara-gara ngotot mengejar Shaw). Persahabatan Xavier dan Magneto (atau Charles dan Erik) di film itu dikisahkan muncul karena urgency untuk melawan Shaw sebagai mutual enemy. Namun dari sama-sama terdampar dan punya misi yang ‘relatif’ sama, ada satu adegan di mana Erik memilih untuk ikut Xavier dan CIA, instead of berjuang seorang diri. Pilihan yang dibuat Erik membuat dia menghabiskan lebih banyak waktu dengan Xavier and the gank, mulai dari mencari mutan-mutan lain lewat alat yang dibuat Beast, sampai melakukan latihan fisik bersama para mutan yang bergabung dengan mereka.

 

Kata orang, witing tresno jalaran soko kulino (CMIIW). Cinta muncul karena kebiasaan. Melihat background dari Charles dan Erik yang relatively sendirian di dunia ini, pasti ikatan emosional itu muncul. Ada satu tempat di hati masing-masing yang diisi oleh yang lainnya. Bahkan menjelang akhir film saat Erik membujuk Charles untuk mengikuti dia, Erik bilang: you’re my brother. Dan pasti sangat menyakitkan buat mereka berdua saat Charles dengan gamblangnya bilang: we don’t want the same thing. There, at that point, they parted ways.

 

Nevertheless, persahabatan yang putus meninggalkan kekosongan yang pasti mengganggu ketenangan jiwa. Itu terlihat saat Erik mengajak Emma si wanita berlian bergabung dengannya. Erik mengatakan kalau perpisahan dengan Charles meninggalkan tempat yang mungkin bisa diisi Emma. Kalau Erik tidak pernah peduli akan Charles, dia tidak akan mengungkit nama Charles saat mengajak Emma bergabung. Nama Charles tetap disebut karena ada implikasi Charles sangat penting bagi Erik setelah peristiwa kematian ibunya dan perjuangannya untuk membalas dendam pada Shaw.

 

Saat sahabat berpisah jalan, dapatkan kekosongan itu digantikan orang lain? Menurut saya setiap orang menempati posisi yang unik di hati orang lain. Saya tidak bicara soal hubungan darah dan ikatan keluarga, tapi mengenai hubungan emosional, kepercayaan untuk berbagi, dan keyakinan bahwa seseorang benar-benar peduli padamu. Sahabat bisa berpisah jalan karena banyak hal: jarak, waktu, perbedaan prinsip, dan lain-lain. Saya pikir menyedihkan jika lubang yang ditinggalkan seorang sahabat lama bisa diganti oleh seorang sahabat baru. Lubang tersebut tidak dapat diganti. Sahabat baru akan menempati slot baru, tapi sahabat lama dan berbagai kenangan bersama mereka akan tetap bertahan.

 

Saya sadar betul kapan saya berpisah jalan dengan sahabat saya. Bahkan saya bisa menyebutkan jangka waktu dan penyebabnya. Ini adalah salah satu hal yang sangat saya sesali tapi saya terima, karena itulah hidup. Tidak ada yang abadi. Saya hanya merindukannya kadang-kadang. Saya rindu berbicara dengannya, berbagi dengannya. Ada masa ketika kami tidak pernah kehabisan bahan pembicaraan, ada masa ketika kami bertengkar dan tidak saling bicara. Suatu masa yang sangat jauh, yang kadang saya kenang karena saya rindu. Saya tidak bisa memutar balik waktu untuk memperbaiki kesalahan saya padanya. Saya berubah, dia berubah, dan perubahan itu tidak membawa kami di jalan yang sama, atau bahkan berdampingan.

 

Di manapun kamu berada, saya ingin kamu tahu bahwa saya merindukanmu. Saya ingin kamu bahagia dan tahu kalau tempatmu masih ada di hati saya. Sekalipun kamu tidak pernah mengingat saya lagi.

 

I knew from the day you met me

I could hold you if you let me

Even though you smiled at me

And said how easy you’d forget me

You said butterflies are free

And so are we

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s